Forum Satu Bangsa Gelar Acara 40 Hari Kepergian KH. Hasyim Wahid ‘Gus Im’

  • Whatsapp

Jakarta – KH. Hasyim Wahid atau yang biasa akrab di sapa dengan Gus Im 40 hari sudah menghadap Sang Khalik. Bagi masyarakat umum tentu nama beliau kurang begitu dikenal bila di bandingkan dengan sang kakak, yaitu KH. Abdurahman Wahid (Gus Dur) dan KH. Sholahudin Wahid (Gus Sholah) .

Namun demikian, sosok Gus Im sangat istimewa bagi kalangan muda yang konsen bergerak dalam kehidupan sosial kehidupan berbangsa dan bernegara. Terlebih bagi kalangan kaum muda Nahdliyyin, sosok Gus Im merupakan guru dan negarawan dengan segala kelebihan yang dimilikinya.

Muat Lebih

Seperti yang katakan oleh beberapa kalangan muda dalam acara tahlil 40 Hari Gus Im yang di selenggarakan oleh Forum Satu Bangsa, di kawasan Tebet Jakarta Selatan, Rabu (09/09/2020).

Abdul Rozak, salah satu kaum muda NU mengatakan bahwa, banyak hal yang ia dapat petik dari sosok Gus Im tersebut, salah salah satunya soal pengetahuan-nya dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Beliau punya pengetahuan yang sangat tinggi, bahkan kemampuannya dalam memprediksi gejolak sosial kehidupan berbangsa dan bernegara luar biasa hebat”, tutur Abdul Rozak.

Abdul Rozak atau yang kerap di sapa bung jack dikalangan NU ini menambahkan, bahwa hal yang sangat nampak dari Gus Im dan patut dijadikan sebagai contoh adalah sikapnya yang tegas, berani dan suka berderma.

“Dalam segi keilmuan, sosok Gus Im tidak diragukan lagi ke-intelektuan-nya, Gus Im adalah guru yang hebat bagi kaum muda pergerakan, terutama bagi kaum muda NU. Selain tingkat keilmuannya yang mumpuni, beliau juga seorang yang tegas, berani, humoris juga seorang yang dermawan”, tambah bung jack.

Di tempat yang sama, ketua umum Forum Satu Bangsa, Hery Haryanto Azumi juga mengemukakan kenangannya terhadap sosok Gus Im.

Menurut Hery sapaan akrabnya, Gus Im adalah seorang yang konsen dalam mendidik kader muda NU untuk menjadi menjadi pemimpin yang baik.

“Gus Im adalah sosok yang sangat konsen sekali dalam hal pengkaderan, terutama Mengkader kaum muda NU untuk menjadi pemimpin yang hebat untuk republik ini”, tegas Hery yang juga Mantan Ketum PB PMII ini.

Pos terkait