Nikmat Ramadhan Ditengah Pandemi Covid-19

  • Whatsapp

Jakarta – Timredaksi.com, Habib Abu Djibril Basyaiban selaku Pembina Pesantren RI1 menjelaskan ramadhan kali ini berbeda dengan ramadhan-ramadhan sebelumnya, karena ramadhan kali ini kita betul betul bisa dekat dengan keluarga, bisa menjalankan sholat lima waktu bersama keluarga, tarawih, tadarrus bahkan bisa ngaji online bersama keluarga.

Inilah hikmah dari kejadian yang melanda negeri kita saat ini akibat pandemi Covid-19 atau yang lebih di kenal dengan sebutan Corona, tempat-tempat maksiatpun biasanya masih ada yang buka di bulan ramadhan dan harus dipaksa tutup ketika ramadhan tiba, tapi untuk saat ini tanpa himbauan sudah tutup dengan sendirinya, setiap kejadian pasti akan ada hikmah di balik semua itu.

Muat Lebih

Seperti yang telah kita ketahui bahwa Ramadhan diibaratkan sebagai tamu istimewa yang datang mengunjungi kita, kitapun seharusnya memberikan pelayanan yang terbaik, hidmah melayani yang terbaik dan menyambutnya untuk tamu istimewa tersebut. Dalam hadits dikatakan :

قال النبي صلى الله عليه وسلم: من فرح بدخول رمضان حرم الله جسده على النيران

Artinya: “ Barang siapa riyang gembira senang dengan masuknya dan datanganya bulan Ramadhan, maka Allah mengharamkan jasadnya masuk neraka”.

Suka cita, gembira, dan bersenang hati akan masuknya Ramadhan sudah wajar dilakukan karena Allah memang sudah menjadikan bulan ini untuk umat nabi Muhammad saw, Bulan dimana keutamaan dan kenikmatan seolah tak berujung tanpa batas hanya diberikan Allah untuk umat Nabi Muhammad Saw Seperti dalam hadits disebutkan:

قال رسول الله صلى عليه وسلم رجب شهر الله وشعبان شهري ورمضان شهر أمتي.

Rosululloh SAW bersabda: “bulan Rajab itu bulannya Allah, bulan Sya’ban bulanku dan bulan Romadhon adalah bulan untuk ummatku”

Alangkah beruntungnya menjadi umat Nabi Muhammad, karena tidak ada keistimewaan dan penghormatan yang diberikan Allah untuk  umat-umat terdahulu, melainkan hanya umat Nabi Muhammad lah yang dimuliakan mendapat bulan Ramadhan,bulan dimana banyak keutamaan, pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan syetan-syetanpun terbelenggu.

عن أَبي هَريرةَ قَال: قَال َرسوُل الله صلى الله عليه وسلم أَتَاكم رمضان شهر مبارك فرض الله عز وجل عليكم صيامه تفتح فيه ابواب السماء وتغلق فيه أبواب الجحيم وتغل فيه مردة الشياطين لله فيه ليلة خير من ألف شهر من حرم خيرها فقد حرم (رواه النسائي)

Dari Abu Hurairah bahwa Nabi  صلى الله عليه وسلم bersabda: “Telah datang pada kalian, bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah  wajibkan puasa Ramadhan. Pintu langit dibuka, pintu neraka ditutup, syetan dibelenggu. Di dalam-nya ada lailatul qadar” (HR Nasai)

Sikap senang untuk mengevaluasi kesalahan yang lalu kemudian termotivasi dengan tulus ikhlas melaksanakan seluruh rangkaian ibadah pada bulan suci ramadhan adalah sikap yang dapat menjauhkan mereka dari siksa api neraka,maka dari itu menurut Habib Abu Djibril Basyaiban momen Ramadhan kali ini betul betul perbanyak mendekatkan diri kepada allah mumpung kegiatan banyak di rumah nikmati baca Alqur’an tutup Corona, kalau yang kita bicarakan corona corona terus mau kelar bagaimana,dalam ramadhan kali ini sebarkan ayat ayat Alqur’an setiap saat niscaya Coronapun akan diangkat dan pasti akan di hilangkan oleh dzat yang maha menurunkan Alquran, dan ramadhan adalah dimana Allah memberikan rizki bagi orang-orang yang beriman, jika dalam ramadhan kok ada orang kesusahan tidak mendapatkan rizki berarti orang tersebut keimanan dalam dirinya tidaklah sempurna karena jika keimanan orang tersebut sempurna maka wajib baginya mendapatkan rizki dari Allah dari jalan yang tiada di sangka dan tiada di kira karana itu semua adalah janji Allah.

“Semoga kita semua tergolong orang orang yang beriman yang akan selalu di mudahkan dalam segala urusan di jadikan sebagai orang yang sukses dunia akhirat,” pungkas Habib Abu Djibril Basyaiban.

Pos terkait