FTPI Sampaikan Kondisi Terkini dari Palestina Akibat Virus Corona

  • Whatsapp

Jakarta – Palestina memberlakukan karantina selama dua minggu kepada semua pelancong yang masuk ke negara tersebut. Langkah ini ditempuh setelah pihak berwenang Palestina mengatakan ada sembilan kasus infeksi virus corona di daerah Betlehem di selatan Yerusalem.

Ketua Umum Forum Travel Partner Indonesia (FTPI) H Edy Hamdi menyampaikan bahwa Palestina mengisolasi wilayah Palestina yang terdiri dari Jericho, Noble, Ramalah, Hebron dan Betlehem.

Muat Lebih

“Tapi yang agak ketat di Betlehem karena terindikasi sudah ada yang terkena virus. Ada beberapa turis yang tinggal kawasan tersebut akan diisolasi selama 2 minggu. Ini surat dari Pemerintah Palestina melalui Menteri Kesehatan Palestina,” ucap Edy Hamdi.

Ketua Umum FTPI dan juga CEO Satriani Wisata menjelaskan bahwa Israel yang memiliki kekuasaan atas Palestina pada hari Minggu pukul 5 sore menutup perbatasan boarder masuk dari Mesir.

“Jadi turis yang masuk dari Mesir melalui perbatasan Taba dilarang masuk ke Israel, itu tepat pukul 5 sore waktu Taba atau waktu Israel,” jelas Pria Spesialis Jalus Aqsho.

“Pada hari ini persisnya hari Senin tanggal 9, seluruh boarder pintu masuk perbatasan Israel ditutup oleh pihak Israel dan hari ini 2 boarder yang masuk dari Jordania dan juga Mesir. Yang mengkhawatirkan adalah turis dari Indonesia yang saat ini berada di dalam kota Jerusalem belum bisa keluar karena 3 perbatasan tersebut ditutup baik yang Taba ke Mesir maupun ke Jordania,” lanjutnya.

Sementara itu, Pria kelahiran Mesir ini memprediksi hanya ada satu jalur untuk bisa keluar dari Israel yaitu melalui Bandar Udara Ben Gurion kota Tel Aviv.

“Hanya pintu itulah yang kini mungkin bisa dilewati oleh turis-turis yang sedang berada di Israel. hambatannya tidak semua penerbangan ada di Air port Ben Gurion. Yang ada misalnya Royal Jordan, Turkish Airlines atau Ethiopian Air atau Usbekistan Air, tergantung ketersediaan yang ada di sana”.

Ketum FTPI ini menghimbau bagi jamaah yang sudah ada di Palestina dan ingin menjalankan ibadah sholat dan lainnya di Masjidil Aqsho, hari ini masih aman dan terbuka untuk umum.

“Adapun kondisi masjid Aqsho masih aman dan terbuka. Adapun prediksi saya penutupan di wilayah Israel ini tidak akan memakan waktu yang terlalu lama, khususnya jalur dari Jordan, sedangkan jalur masuk dari Mesir melalui Taba diprediksikan sekitar 2 mingguan,” ucapnya.

Ketum FTPI juga memberikan informasi bahwa, pada tanggal 12 Maret 2020 jam 8:00 malam, setiap turis yang ingin memasuki Israel dari seluruh dunia harus menyatakan siap diisolasi di rumah atau di hotel selama 14 hari.

Wisatawan dari seluruh dunia akan diizinkan kecuali negara-negara yang dibatasi oleh perintah Menteri Dalam Negeri. (Cina, Korea Selatan, Jepang, Taiwan, Hong Kong, Thailand, Makau, Italia, Jerman, Prancis, Spanyol, Swiss, dan Austria).

Pos terkait