Universitas Yarsi Gelar Seminar Internal Urgensi Etika dan Tata Kelola Bagi Kemajuan Ekonomi dan Bisnis di Indonesia

  • Whatsapp

Jakarta – Program Studi Magister Manajemen Sekolah Pascasarjana, Universitas Yarsi menggelar Seminar internal mengusung tema “Urgensi Etika dan Tata Kelola Bagi Kemajuan Ekonomi dan Bisnis di Indonesia” di ruangan seminar rektorat Lt. 1 universitas Yarsi. Sabtu (29/02/2020).

Tujuan seminar ini untuk meningkatkan wawasan tentang perkembangan, kemajuan dan kesadaran akan pentingnya prinsip etika dan good corporate governance (GCG) di era disrupsi, digital, serta industri 4,0 baik tingkat global maupun regional. Dan juga Menambah pemahaman yang lebih konkret dan kemampuan mengimplementasikan etika dan tata kelola sebagai nilai tambah serta menjadi daya saing di dunia kerja dan bisnis.

Muat Lebih

Acara ini dihadiri oleh para mahasiswa Pascasarjana Universitas YARSI, mahasiswa, dosen dan masyarakat umum. Hadir sebagai narasumber Prof. DR. Siti Zuhro, M.A. sebagai Peneliti Senior Pusat Penelitian Politik LIPI dan dipandu oleh moderator Prof. Dr. Nurul Huda. SE,. MM,. MSI

Dihadapan ratusan peserta seminar, Prof. Dr. Siti Zuhro, M.A memaparkan tentang pentingnya etika dan tata kelola bagi kemajuan ekonomi dan bisnis di Indonesia.”Etika dan moral lebih kurang sama pengertiannya, tetapi dalam kegiataan sehari-hari terdapat perbedaan, yaitu moral dan moralitas untuk penilaian perbuataan yang dilakukan, sedangkan etika adalah untuk pengkajian sistem nilai-nilai yang berlaku”. jelasnya.

Lebih lebih lanjut ia menjelaskan demokrasi itu diperlukan, khususnya, untuk membangun peradaban, manusia yang beradab adalah yang menjujung adab dan atau etika. Proses demokrasi di indonesia mensyaratkan adanya pembelajaran. Masyarakat yang belum sepenuhnya demokratis memerlukan transfer pengetahuan yang cukup agar demokrasi yang dilaksanakan tidak malah melunturkan nilai-nilai budaya yang ada.

Menurutnya, masyarakat Indonesia belum sepenuhnya demokratis diperlukan transfer pengetahuan yang cukup karena menurutnya demokrasi tidak hanya bertujuan menciptakan kebebasan mengeluarkan pendapat, melainkan perlu mempertimbangkan nilai-nilai kemanusiaan. (M. Berbudi)

Pos terkait