Mengunjungi Yordania, Satriani Wisata Tawarkan Tempat-tempat Bersejarah

  • Whatsapp

Jakarta – Yordania memiliki sejarah yang berkaitan erat dengan sejarah Islam. Berkunjung ke Yordania, rasanya tidak akan lengkap jika hanya menetap di dalam kotanya. Di sana, ada Laut Mati yang memisahkan sebagian daratan Palestina dengan Yordania. Kemudian, ada Kota Petra yang di dalamnya menyimpan kota tua yang indah dan menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia.

Ada juga Jerash, kota tua peninggalan peradaban Romawi. Tiang-tiang besar yang tersusun dari batu khas arsitektur Romawi kuno itu menjadi satu-satunya peradaban Romawi yang tersisa di luar Romawi sendiri. Selanjutnya, ada pula Ajloun, sebuah kastil kokoh serupa benteng peninggalan Panglima Salahuddin Ayyubi ketika membebaskan Palestina.

Muat Lebih

Perjalanan mengunjungi Yordania akan menjadi lebih seru jika bersama dengan salah satu travel muslim berpengalaman, Satriani Wisata. Berpengalaman sejak 2012, Satriani Wisata menjadikan Yordania sebagai salah satu paket wisata halal tour yang spesial.

Lalu, seperti apa paket tour ke Yordania yang ada di Satriani Wisata?. Berikut bocorannya.

Wadi Rum Dessert
Para jamaah / peserta Satriani Wisata saat di Yordania akan mengunjungi Wadi Rum Dessert yang pernah menjadi lokasi salah satu film Disney berjudul Aladdin yang heboh diperbincangkan baru-baru ini, banyak juga film-film lainnya yang melakukan syuting disini. Wadi Rum Dessert yang terletak di Yordania terlihat menakjubkan dengan pemandangan indah dan bukit pasir. Wadi Rum tidak hanya memiliki kekayaan alam yang luar biasa, namun juga kaya dengan sumber sejarahnya.

Wadi Rum juga menjadi lokasi yang tepat untuk para pendaki. Wadi Rum juga biasa digunakan untuk safari unta dan kuda. Tempat ini juga cocok untuk mereka yang ingin sekedar menikmati pemandangan dan juga berkemah sembari menikmati bintang-bintang.

Di Wadi Rum Dessert

Wadi Rum sangat pas untuk anda yang suka dengan wisata petualangan. Mendapat julukan The Valley of The Moon, Wadi Rum sangat tepat jika dijelajahi dengan menggunakan jip atau unta, bisa juga memakai parasut atau microlight. Daya tarik Wadi Rum lainnya adalah adanya bukit-bukit batu cukup tinggi, dengan ketinggian mencapai 1.700 meter dan lokasi ini pun termasuk favorit untuk penyuka panjat tebing.

Oh, dan jangan lupa, saat berkunjung ke sini, pastikan anda mengunjungi suatu bukit berbentuk layaknya jembatan yang dinamakan ‘The Valley of The Moon. Tempat ini pada zaman dahulu digunakan oleh Pangeran Faisal bin Hussein dan T.E. Lawrence untuk menyusun rencana saat terjadi Perang Dunia I. Perjalanan ke Jordan dipastikan perjalanan yang tidak akan pernah terlupakan.

Petra
Para jamaah / peserta Satriani Wisata juga akan mengunjungi tempat wajid di Yordania, yaitu Petra. Selain menyajikan arsitektur yang dibangun pada dinding batu, ternyata Petra tidak hanya cocok untuk dilihat saja. Arsitektur unik ini juga memiliki kisah sejarah masa lalu yang menarik untuk diketahui.

Dilansir dari Theculturetrip, antara tahun 400 sebelum masehi hingga 106 masehi, kota yang kini telah ditinggalkan itu berkembang pesat sebagai pisay perdagangan. Selain itu, Petra merupakan ibu kota kerajaan Nabath yang berjaya.

Masyarakat Nabath mendiami Petra sejak tahun 312 sebelum masehi, jauh sebelum kekaisaran Romawi ada. Mereka mengendalikan jalur perdagangan kuno yang membentang dari Tepi Barat ke Yordania, menuju perbatasan utara di semenanjung Arab.

Di Petra

Kehidupan mereka pun termasuk maju pada saat itu. Teknologi transportasi dan sistem irigasi sistemik sudah ada, serta masih bisa berfungsi dengan baik hingga sekarang. Pada masa keemasan Nabath, penduduk Petra ada sekitar 20.000 jiwa.

Satu hal yang menakjubkan di Petra adalah, kota ini dibangun di bebatuan. Arsitektur bangunannya dibuat dengan mengukir tebing batu dan gunung. Saat terbit dan terbenam matahari, spektrum warna kota batu ini terlihat begitu mengesankan.
.

Lokasi Petra pada zaman dahulu sangatlah strategis. Banyak pedagang dengan karavan unta penuh rempah-rempah dan tekstil yang melewati wilayah ini. Namun Petra perlahan semakin pudar saat pemerintahan Bizantium semakin kuat.

Kota batu ini pun mencapai titik nadirnya ketika kekaisaran Romawi membuat Nabath sepenuhnya tinggal sejarah untuk selamanya. Kejadian ini berlangsung sekitar tahun 700 masehi.

Saat ini, masyarakat Badui setempat masih mendiami kota batu yang megah itu. Mereka mencari nafkah dengan menjadi pemandu dan menjual suvenir.

Kini meski masa kejayaan Petra telah lama berlalu, kota batu ini tetap menjadi situs terindah sepanjang sejarah. Selain itu, meski kota yang hilang ini telah ditemukan, Petra masih menyimpan banyak rahasia yang harus dipecahkan di masa depan.

Gua Ashabul Kahfi
Gua Ashabul Kahfi merupakan lokasi di mana pernah ada 7 orang pemuda serta seekor anjing yang telah mendapatkan petunjuk untuk beriman pada Allah dan tertidur selama lebih dari 300 tahun. Kisah mereka yang kemudian melarikan diri dari Raja Dikyanus yang kejam ini ada dalam Al-Quran yaitu Surat Al-Kahfi.

Gua ini letaknya ada di Perkampungan Al-Rajib atau di dalam Al-Quran tertulis dengan Perkampungan Al-Raqim. Apabila anda menempuh perjalanan dari Kota Amman yang ada di Yordania, jaraknya kurang lebih 2 km.

Pohon Sahabi
Sebuah pohon besar berdiri tegak di hamparan gurun pasir di Yordania. Pohon ini bukanlah pohon biasa. Pohon ini dahulu kala menjadi saksi kenabian Nabi Muhammad SAW. Di bawah pohon inilah Nabi Muhammad pernah berteduh dalam perjalanan niaga ke Syam. Pohon ini dikenal dengan nama pohon Sahabi. Pohon Sahabi masih tetap hidup dan tumbuh dengan subur di bawah terik panas matahari gurun pasir Yordania, bisa jadi memang ingin ditunjukkan oleh Allah sebagai bukti sekaligus saksi sejarah kenabian Nabi Muhammad.

Di Pohon Sahabi

Dikisahkan, saat itu Nabi Muhammad baru berusia 12 tahun saat diajak pamannya, Abu Thalib melakukan perjalanan berniaga ke Syria. Dalam perjalanan itu rombongan kafilah dagang beristirahat saat itulah ada seorang pendeta Nasrani bernama Bahira mendapatkan firasat bahwa dirinya akan bertemu dengan nabi terakhir. Dia mendapatkan informasi mengenai kenabian Nabi Muhammad berdasarkan kitab-kitab para ahli kitab yang menyatakan bahwa akan muncul nabi terakhir bernama Ahmad.

Bahira yang memperhatikan dari kejauhan melihat dengan takjub sebuah keajaiban, dimana saat Muhammad kecil berteduh dahan-dahan pohon Sahabi itu tunduk melindungi Muhammad dari teriknya matahari siang itu. Bahira melihat keajaiban lainnya yaitu sekumpulan awan yang selalu berada di atas Rasulullah ke manapun berjalan. Maka yakinlah Bahira bahwa sosok itulah akan menjadi nabi terakhir.

Bahira mengatakan hal tersebut kepada Paman Muhammad, Abu Thalib bahwa anak tersebut adalah nabi terakhir. Bahira meminta agar Abu Thalib membawa pulang Muhammad karena takut akan adanya ancaman dari musuh. Sang pendeta tersebut berpesan agar Abu Thalib menjaganya.

Kini pohon Sahabi telah dilindungi oleh pemerintah Yordania, tak jauh dari pohon tersebut juga telah di pagari dan terdapat penjaga khusus yang ditugaskan untuk mengawasi tempat tersebut secara teratur. Saat ini banyak wisatawan yang mengunjungi pohon Sahabi yang menjadi bagian dari sejarah Nabi Muhammad.

Nabi Syuaib
Selain mengunjungi tempat-tempat wisata masyurnya seperti Petra, Laut Mati dan Wadi Rum, jamaah / peserta Satriani Wisata juga berkesempatan untuk ziarah. Yordania memang merupakan tempat yang paling banyak terdapat makam Nabi dan para Sahabat jika dibandingkan tempat-tempat lain di Jazirah Arab. Jamaah /peserta Satriani Wisata berkesempatan untuk mengunjungi makam Nabi Yusha’ bin Nun yang lokasinya tidak jauh dari kota As-Salt.

Di Makam Nabi Syuaib

Selanjutnya, perjalanan dilanjutkan ke lembah atau Wadi Syu’aib, tempat makam Nabi Syu’aib berada. Di makam tersebut juga terdapat sebuah masjid yang megah, yaitu Masjid Syu’aib. Terletak di propinsi Balqa, di jalan menuju Aghwar Wustho, sekitar 40 km dari ibukota Amman. Nabi Syuaib yang merupakan mertua dari Nabi Musa memiliki nama panjang Syuaib Bin Mikil Bin Yaskhon, diutus oleh Allah SWT kepada penduduk Madyan dan Aikah yang berbatasan dengan Palestina.

Perjalanan ker Yordania bersama Satriani Wisata merupakan rangkaian dari paket wisata halal tour, ke Mesir dan Aqsho. Selain Yordania, masih banyak lagi tempat-tempat yang sangat recomended untuk anda kunjungi.

Nah, bagi Anda yang ingin menikmati perjalanan ke Yordania dan menyaksikan langsung pohon Sahabi, Kota Petra dan lainnya, segera daftarkan diri Anda ke Satriani Wisata dan buktikan sendiri. Segera hubungi customer service di (021) 2290-1175 atau 0858-1190-0010 untuk melakukan pemesanan.

Pos terkait