Gus Huda: Mari Perkuat Kearifan Lokal dari Masuknya Globalisasi

  • Whatsapp

Jakarta – Kemajuan peradaban manusia ditandai dengan berkembangnya globalisasi di dunia. Sebagai negera berkembang, Indonesia tidak lepas dari fenomena globalisasi yang ditandai dengan kemajuan tehnologi komunikasi serta dampaknya pada bidang ekonomi, sosial dan kebudayaan.

Menurut Huda Sulistio, Globalisasi adalah sebuah fenomena alami, sebuah fragmen dari perkembangan proses peradaban yang harus kita lalui bersama. Bahkan globalisasi berpotensi mereduksi ataupun mengikis nilai-nilai tradisi yang sudah ada, menjadikan tatanan nilai leluhur bangsa Indonesia menjadikan pragmatis.

Muat Lebih

“Dalam rangka memperkuat ideologi, karakter dan wawasan kebangsaan. Maka perlu diperkuat potensi kearifan lokal sebagai benteng masuknya globalisasi”.
Ujarnya dalam rangka peringatan sumpah pemuda dan santunan anak yatim dengan tema “semangat sumpah pemuda kita potensikan kearifan lokal untuk menciptakan persatuan dan kesatuan bangsa di Jatiwaringin, Bekasi, Minggu (27/10)

Acara ini terselenggara berkat kementerian sosial yang bersinergi dengan komisi VIII DPR RI dan bekerjasama dengan yayasan indonesia cerdas bermanfaat.
Acara ini dihadiri oleh kepala dinas sosial kota bekasi, perwakilan dinas provinsi, sekertaris kelurahan jatiwaringin serta ta mu undangan yang lain. oleh yayasan cerdas bermanfaat

Aktivis yang akrab dipanggil Gus Huda menilai, masuknya globalisasi menjadi ancaman yang harus diperhatikan bersama, khususya para generasi muda, melalui pembinaan wawasan kebangsaan dan pelaksanaan revolusi mental, diharapkan bangsa indonesia mampu menghadapi perubahan yang hadir bersama globalisasi.

“Tugas kita saat ini adalah melanjutkan perjuangan para perdiri bangsa, mengisi janji kemerdekaan yang pertama kali oleh presiden soekarno untuk mewujudkan trisakti Bung Karno. yaitu berdaulat dibidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan” pungkasnya.

Pos terkait