Seputar Jakarta

Kenapa Turis Indonesia Terpikat Pelesir ke Turki?

  • Reporter:
  • Kamis, 11 April 2019 | 09:07
  • / 5 Sya'ban 1440
Kenapa Turis Indonesia Terpikat Pelesir ke Turki?
Bermacam  alasan membuat wisatawan Indonesia tertarik untuk berlibur ke Turki. Apa saja sih alasannya?
“Wisatawan Indonesia biasanya tertarik dengan peninggalan-peninggalan Kerajaan Islam kuno di Turki. Pengaruh Islam di Turki kan sangat kuat, apalagi setelah menonton film Abad Kejayaan Islam dengan tokoh yang sangat terkenal Sultan Sulaiman dan Ratu Hurem di Turkiye,” kata Anggota Agen  Association MHTI, Adelina ( Adeline Travel ).
Ia juga menyebutkan negara Turki sudah unggul dari segi obyek-obyek wisata. Infrastruktur di Turki juga sudah baik, dan sumber daya manusia yang sudah siap. Hal itu menjadikan negara Turki sudah layak menjadi destinasi wisata kelas dunia.
“Otomatis wisatawan memang akan datang ke sana dengan keunggulan itu,” ungkapnya.
Adelina mengatakan, letak Turki yang melintasi dua benua yakni Eropa dan Asia juga menarik perhatian wisatawan Indonesia. Hal itu juga menjadikan Turki sebagai pintu masuk wisatawan Indonesia yang ingin berlibur ke Eropa tetapi tetap ke Asian.
Adelina juga mengungkapkan kenapa ia melakukan marketing untuk destinasi Turki. Dikarenakan  keunikan Turki yang menawarkan keindahan perpaduan budaya serta alam Asia dan Eropa tak bisa ditemukan di destinasi wisata lainnya. Alasan itu yang menarik wisatawan Indonesia berlibur ke Turki.
“Tak hanya itu kejayaan historis Islam di Turki menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat Indonesia. Tak dipungkiri juga, beberapa tahun terakhir memang Turki menjadi salah satu destinasi favorit. Tak hanya itu harga paket tur ke Turki terjangkau dibanding paket tur destinasi Eropa,” kata Adelina menjelaskan.
Obyek-obyek yang berkaitan dengan Islam di Turki seperti sebuah arsitektur simbolik dari era Ottoman yang dikenal sebagai Masjid Selimiye berdiri dengan megah di kota Edirne, Turki. Masjid Selimiye dibangun antara 1568-1574 oleh Sultan Selim II.
Obyek-obyek wisata berlatar Islam lainnya seperti Masjid Biru (Blue Mosque), Hagya Sofiya ( bangunan ini adalah gereja di zaman Romawi Bizantium ), Masjid Sultan Ottoman di Istanbul, dan Museum Maulana Jalaluddin Rumi di Konya, Kanakkale, dengan latar belakang kehidupan Timur Tengah.
Tak hanya itu, kota tua Pergamon dengan ikonnya kuda troya, kota tua peninggalan Romawi Kuno di Hierapolis (Pamukkale), Jembatan Bophorus, Selcuk, Library of Celsus, Kastil Bodrum, dan obyek wisata lainnya yang menarik dikunjungi.
Rombongan Halal tour atau muslim tour ini berangkat ke Turki pada tanggal 6 April – 14 April 2019 yang dijembatani oleh Asosiasi MHTI. Mereka berasal dari  Adeline Travel, Bayu Adjie, Amora Travel, Amanda Travel, Baitullah Travel dan FIT Travel. Bertindak sebagai pemimpin rombongan atau tour leader adalah Budi wibowo ( Bayu Adjie Travel ).
Bagi Anda yang ingin halal tour atau wisata muslim dan melakukan perjalanan ke Turki bisa menghubungi Adeline Travel dengan nomor 08111929792.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

  • ©2017 Seputar Jakarta

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional