Seputar Jakarta

Bantuan dari NU Terus Mengalir untuk Korban Tsunami Selat Sunda

  • Reporter:
  • Jumat, 28 Desember 2018 | 21:55
  • / 19 Rabiul Akhir 1440
Bantuan dari NU Terus Mengalir untuk Korban Tsunami Selat Sunda
Ketua LD PBNU KH. Agus Salim (kanan) Sekretaris LAZISNU Ust. Rouf (kiri) saat serah terima bantuan untuk korban Tsunami Selat Sunda.

JAKARTA – Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU) menyerahkan bantuan untuk korban bencana Tsunami Selat Sunda. Bantuan dari LD PBNU diserahkan pada Lembaga Zakat Infaq dan Shodaqoh (LAZISNU) untuk disalurkan pada korban di provinsi Banten dan Lampung.

Ketua LD PBNU KH. Agus Salim mengatakan, bantuan berbentuk pakain untuk anak-anak, remaja, dewasa pria dan wanita. Bantuan tersebut, kata KH. Agus diterima dari sejumlah jama’ah, orang tua santri dari Yayasan dan Ponpes yang dipimpinnya.

“Sebanyak dua belas karung kami terima dari jamaah pengajian, orang tua santri, kami serahkan pada LAZISNU memberikan pada korban terdampak Tsunami Selat Sunda” kata KH. Agus saat menyerahkan bantuan kepada LAZISNU di Gedung PBNU, Jl. Kramat Raya No.164, Jakarta, Jum’at (28/12).

Selain itu, KH. Agus Salim juga mengatakan, LD PBNU turut merasakan kepedihan yang mendalam. Karena itu, ia dan jajaran lembaga yang dipimpinnya terus berupaya ikut menbantu meringankan korban bencana ini.

“Tsunami selat sunda ini tentunya membawa duka bagi seluruh Masyarakat Indonesia. Alhamdulillah tim LD PBNU sebelumnya sudah berangkat ke Banten. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk membantu korban, minimal dengan doa,” imbuh KH. Agus.

Sementara, Sekretaris LAZISNU Rouf mengucapkan terima kasih kepada LD PBNU. Dimana, bantuan yang diberikan sangat dibutuhkan oleh korban Tsunami di Banten dan Lampung.

“Ini akan langsung kami sampaikan kepada korban di Banten dan Lampung. Pakaian sangat dibutuhkan oleh mereka karena apalagi yang di tenda darurat,” jelas Rouf.

Rouf juga mengatakan, sebelumnya LAZISNU sudah menerjunkan 2.000 relawan. Relawan ini tersebar di seluruh wilayah yang terdampak Tsunami.

“Kami juga menyediakan Klinik untuk kesehatan korban. Bantuan medis terdiri dari tim dokter, asisten dokter, apoteker. Selain itu disertakan juga obat-obatan,” ujar Rouf.

Diketahui, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban tewas akibat tsunami Selat Sunda pada Jumat (28/12/2018) pukul 13.00 WIB, total dampak tsunami di lima kabupaten di Banten dan Lampung tercatat 426 orang.

Sementara untuk korban luka-luka sebanyak 7.202 orang dan 23 orang masih dinyatakan hilang. Kemudian sebanyak 40.386 orang mengungsi.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

  • ©2017 Seputar Jakarta

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional