Seputar Jakarta

Ketum Kadin Temui Dirut PT SMS Bahas Penyediaan Air Bersih di KEK Tanjung Api-api

  • Reporter:
  • Kamis, 26 April 2018 | 13:08
  • / 10 Sya'ban 1439
Ketum Kadin Temui Dirut PT SMS Bahas Penyediaan Air Bersih di KEK Tanjung Api-api
Ketum Kadin Indonesia Eddy Ganefo (Kanan) bersama Direktur Utama PT Sriwijaya Mandiri Sumsel (SMS) I Gusti Bagus Surya Negara

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin)Indonesia, Eddy Ganefo menemui I Gusti Bagus Surya Negara, Direktur Utama PT Sriwijaya Mandiri Sumsel (SMS). Pertemuan tersebut, dikatakan Eddy, merupakan peran aktif Kadin Indonesia membantu program pemerintah dalam mengembangkan sarana dan prasarana perindustrian di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api (TAA), Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan.

“Memberikan solusi untuk penyediaan air bersih pada kawasan tersebut (KEK TAA dan Tanjung Carat) dengan biaya murah dan tanpa membebani anggaran pemerintah pusat maupun daerah,” kata Eddy Ganefo di PT SMS, Selasa (24/04/2018).

Selanjutnya, Eddy menambahkan, baik masing-masing maupun secara bersama melakukan evaluasi terhadap penawaran kerjasama. Tujuanya, kata Eddy, agar didapat kesimpulan kelayakan investasi tersebut.

“Harapan kami semoga dengan tuntasnya masalah penyediaan air bersih maka program KEK TAA segera bisa berjalan dan memberikan manfaat baik bagi dunia usaha, masyarakat maupun pemerintah,” ujar Eddy.

Sementara I Gusti Bagus Surya Negara, menyampaikan, walau sempat terhambat karena adanya isu gambut beberapa waktu lalu, namun progres pembangunan KEK TAA masih terus berlanjut. Dimana, menurut Surya, saat ini sudah masuk proses finalisasi pengurusan Analisis dampak lingkungan (Amdal).

“Setelah kita urus dengan badan restorasi gambut (BGR) dan mereka lakukan identifikasi lahan, ternyata di KEK TAA dan Tanjung Carat tak ada lahan gambut seperti yang diisukan. Barulah, kemudian pengurusan Amdal jalan lagi. Harapannya sekitar Mei atau Juni nanti akan rampung,” ujar Dirut PT SMS yang merupakan pengelola KEK TAA.

Dengan rampungnya Amdal, Surya menambahkan, maka ini akan mempermudah calon investor/tenant yang ingin berinvestasi di kawasan industri prestige di Sumatera Selatan.

“Nah, masing-masing tenant hanya tinggal mengurus UPL/UKL. Intinya kawasan yang kami jual ini sudah siap bangun lengkap fasilitas penunjang, seperti power and water supply, public service offices dan masih banyak lagi,” kata Surya.

Ketertarikan ini, kata Surya, akan diprioritaskan yang mana lebih dahulu, karena ada beberapa calon investor yang bidangnya sama. Ia mencontohkan, ada yang ingin membangun power plan. Ia mempersilakan dan membuka siapa yang duluan beli. Pihaknya pun berharap Juni nanti, bagi yang sudah booked segera untuk teken kontrak. Namun, dikatakannya, tak bisa jual secara sporadis, karena tak ingin sampai blok-blok yang berada dibelakang tak laku.

“Mayoritas mereka tertarik di area yang dekat untuk operasional perusahaan, misalnya dekat perairan. Total prospek perusahan ada 233. Kita tetap utamakan pengusaha/perusahaan lokal,” ujar Surya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
  • ©2017 Seputar Jakarta

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional