Seputar Jakarta

Pelepasan 354 PMI ke Korea, Tetap Semangat Walau Diguyur Hujan

  • Reporter:
  • Senin, 23 April 2018 | 22:06
  • / 7 Sya'ban 1439
Pelepasan 354 PMI ke Korea, Tetap Semangat Walau Diguyur Hujan

Walau diguyur hujan deras, semangat tinggi masih ditunjukan dan dirasakan dalam acara pelepasan 354 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Korea Selatan. Pelepasan ditandai dengan penyematan jaket kepada 3 (tiga) orang perwakilan PMI oleh Deputi Penempatan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia( BNP2TKI), Teguh Hendro Cahyono, Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah, Hariyadi Agah, Direktur EPS Center, Mr. Choi Jhung Yun, bertempat di Gedung KITCC (Korea Indonesia Technical and Cultural Cooperation Center) Jl. Pengantin Ali No. 71 Ciracas, Jakarta Timur, Senin (23/4/2018).

Deputi Penempatan BNP2TKI, Teguh Hendro Cahyono dalam sambutannya kepada 354 PMI yang akan bekerja di Korea, dan akan diberangkatkan hari ini dalam 6 kloter, berpesan agar jangan menyia-nyiakan kesempatan bekerja di Korea.  Teguh menambahkan, agar para PMI menyimpan uang sebanyak-banyaknya untuk kemudian bisa digunakan dengan baik setelah kembali ke Indonesia.

“Jangan sia-siakan kesempatan bekerja di Korea, diantara negara penempatan PMI terbaik adalah negara Korea. Uang yang didapat selama bekerja jangan sampai disia-siakan apalagi boros dan dihambur-hamburkan, Investasikan dalam bentuk rumah, tanah atau sawah dan kegiatan prioritas” ungkap Deputi.

Ia juga menyampaikan agar para PMI bergaul secara produktif dalam lingkungan yang positif. Kepada para PMI, Teguh menambahkan, agar jangan sekali-sekali melanggar ketentuan di negara Korea

“Jangan mudah terpengaruh pada ajakan-ajakan yang tidak benar, hati-hati terhadap pengajian disana, kalau ada yang aneh-aneh kalian semua harus saling mengingatkan. Kerjasama yang telah dibina selama ini jangan dirusak” jelas Deputi.

Selain itu, Teguh juga berpesan agar para PMI jangan berpindah tempat kerja. Menurutnya, itu bisa mengakibatkan seorang PMI menjadi nonprosedural.  Ia juga menyarankan PMI menggunakan kesempatan untuk terus belajar dengan baik

“Kawan-kawan, gunakan kesempatan untuk terus belajar dengan baik, contohnya seperti Mr. Choi yang sudah fasih berbahasa Indonesia dan mengucapkan kalimat asalammualaikum dengan baik” ungkap Teguh, diiringi tawa para PMI Korea.

 

4 Tahun Lagi Kita Akan Berjumpa

Teguh Hendro Cahyono dalam kesempatannya menyampaikan agar para PMI senantiasa menjaga hubungan baik dengan sesama. “Jaga hubungan baik, kita akan bertemu 4 tahun lagi dan saya akan bertemu dengan para PMI saat ini yang kelak telah memiliki usaha” ujarnya, menyemangati para PMI yang akan berangkat ke Korea.

Direktur EPS Center, Mr. Choi dalam kesempatannya dihadapan 354 PMI yang hendak berangkat ke Korea mengucapkan salam dalam budaya Islam, (asalammualaikum, red), dan menyatakan selamat atas keberangkatan para PMI ke Korea Selatan.

“Saya harap anda semua akan terbiasa dengan iklim dan budaya di Korea, semoga sukses dan berhasil di Korea” ungkap Mr.Choi.

Kemudian, Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah, Hariyadi Agah menyatakan, bahwa dari 354 PMI yang diberangkatkan ke Korea hari ini, sebanyak 299 PMI bekerja pada sektor manufaktur, 54 PMI sektor perikanan dan 1 orang PMI disektor Services.

Dengan tingkat pendidikan sebanyak 265 lulusan SLTA sederajat, 79 lulusan SLTP, 9 lulusan sarjana, 1 lulusan D3. Saat ini PMI tujuan Korea yang berangkat banyak berasal dari Kab. Grobogan, Cilacap, Indramayu, Ponorogo, Blitar, Malang, Sragen, Tulungagung, Pati dan Kendal. Dan ada pula yang berasal dari luar pulau Jawa, seperti kabupaten Lampung Selatan, Lampung Timur, Lampung Tengah, kab. Tulangbawang, kab. Limapuluh kota, Masuji, Muara Jambi, OKU, OKI dan Pinrang.

Dalam kesempatannya, Hariyadi menyampaikan bahwa pengurusan visa ke Korea sudah dipersingkat dari 6 hari, menjadi 5 hari sehingga masa tunggu menjadi lebih cepat. Serta upah minimum di Korea sudah naik saat ini, jadi gaji yang akan didapatkan oleh PMI Korea lebih besar dan belum ditambah lembur.

Selain itu, menurutnya, hidup dinegara Korea itu harus diperhatikan asupannya, makan makanan yang bergizi seperti daging dan susu, karena cuacanya disana sangat dingin, ungkap Hariyadi.

“Untuk PMI lulusan sarjana dan D3 tunjukkan profesionalisme anda, supaya bisa mendapatkan E7, buktikan etos kerja anda yang tinggi, ikuti tes disana agar bisa bawa keluarga dan gaji yang lebih baik lagi.” ungkap Hariyadi Agah.

Ditambahkan oleh Kasubdit Pelaksanaan Penempatan, Dyah Rejekiningrum bahwa selama bekerja di Korea jangan mudah sakit hati terhadap pekerja lokal senior disana. “Jangan baperan, dan harus selalu berpikir positif selama bekerja disana” ungkap Dyah.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
  • ©2017 Seputar Jakarta

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional