Seputar Jakarta

Pernyataan Arteria Dahlan Adalah Embrio Sara yang Sangat Berbahaya

  • Reporter:
  • Kamis, 29 Maret 2018 | 12:38
  • / 12 Rajab 1439
Pernyataan Arteria Dahlan Adalah Embrio Sara yang Sangat Berbahaya

Jakarta – Pernyataan anggota DPR RI Arteria Dahlan yang dilansir oleh sejumlah media menggunakan kata-kata kasar terhadap Kementerian Agama rupanya berbuntut panjang. Sejumlah elemen masyarakat dan juga pimpinan pondok pesantren sangat menyayangkan hal ini. Salah satunya adalah Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum, Cilacap, Jawa Tengah.

“Kita menyayangkan kepada pernyataan seorang pejabat lembaga tinggi negara, baik sengaja ataupun tidak dengan semena-mena dengan ungkapan yang sangat kotor, baik ditunjukan kepada oknum, maupun kementerian,” kata Hafidz Taftadzani, Pengasuh Ponpes Darul Ulum, Cilacap, melalui siaran telepon, kamis (29/03).

Menurut Hafidz, Kalau memang Arteria Dahlan adalah kader PDIP, sungguh sangat disayangkan karena PDIP sangat menjunjung tinggi norma Pancasila tapi ternyata dia mempunyai moral sekelas preman pasar.

“Apapun yang dia omongkan tidak mencerminkan sebagai wakil rakyat. Siapapun rakyatnya pasti akan menolak omongan seperti itu, dan ini pasti bukan suruhan fraksi PDIP ataupun pimpinan PDIP sebagai kelompok abangan yang menghormati kelompok sarungan,” kata Hafidz.

Oleh sebab itu, Hafidz berharap yang bersangkutan segera minta maaf jika tidak ingin mencoreng nama PDIP maupun nama dia sebagai wakil rakyat yang saat ini sedang duduk di DPR.

Hafidz juga berharap kepada siapapun apalagi wakil rakyat harus berhati-hati dalam omongan.
“Jangan sampai menimbulkan pertikaian antar kelompok, apalagi ini akar yang sangat subur untuk menimbulkan sara. Indonesia sangat khawatir karena indikasi Indonesia pecah adalah indikasi sara yang berlebihan dan berkepanjangan, jadi ini sangat berbahaya,” ucap Hafidz yang juga Alumni Ummul Quro Makkah.

Terkait dengan omongan Arteria Dahlan, Hafidz menyarankan supaya Kementerian Agama jangah menanggapinya, Kementerian Agama menurutnya hanya cukup diam saja karena yang akan melawan adalah rakyat.

“Sebagai mana hadis Rasulullah, yang artinya jika ada seseorang yang bodoh atau tidak mengerti berbicara atau bertanya maka diamlah dan jawaban yang terbaik adalah diam,” Jelas Hafidz.

Sebelumnya, dalam rapat Komisi III DPR dengan Jaksa Agung M Prasetyo menyinggung soal travel umrah bodong. Politikus PDIP Arteria Dahlan meminta kejaksaan turun tangan menindak travel umrah bodong dan dia nampak kesal terhadap Kementerian Agama hingga terlontarlah kata-kata kasar.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
  • ©2017 Seputar Jakarta

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional