Seputar Jakarta

KADIN: Program Padi-Kelapa akan Tingkatkan Penghasilan Petani

  • Reporter:
  • Sabtu, 24 Maret 2018 | 14:27
  • / 7 Rajab 1439
KADIN: Program Padi-Kelapa akan Tingkatkan Penghasilan Petani

Lembaga Pengembangan Usaha Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia melakukan serangkaian acara di Sumatera Utara dalam rangka sosialisai program pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Diawali Workshop dengan pelaku UMKM di Hotel Mina, Medan, Rabu (22/03/2018) dan dilanjutkan mengunjungi lokasi lahan program Padi Kelapa di Desa Tanjung Rejo,  Deli Serdang,  Sumatera Utara.

Workshop diikuti berbagai pelaku UMKM dari Kota Medan dan beberapa Kabupaten di Sumatera Utara,  terdiri dari UMKM peternakan ayam,  pertanian sereh,  peternakan sapi,  peternakan ikan patin,  pertanian jagung dan pertanian padi. Workshop sendiri dibuka oleh Zaini Alawi Ketua Komite Timur Tengah KADIN Indonesia,  dan materi UMKM disampaikan oleh R.M.Tedy Aliudin, atau sering disapa Raden Tedy, ketua Lembaga Pengembangan Usaha KADIN Indonesia.

Dikatakan Raden Tedy, tahun 2018 seharusnya menjadi moment kebangkitan UMKM nasional. Sebab, lanjut Tedy,  selain perbankan nasional akan mengucurkan kredit kepada UMKM lebih besar dari biasanya karena harus memenuhi ratio kredit UMKM minimal 20%, atau lebih kurang 145 triliun,  atau 2,5 kali lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya,  juga dukungan dari KADIN,  Pemerintah dan berbagai pihak sangat besar kepada UMKM.

“Tiga kelemahan yang saat ini dirasakan oleh pelaku UMKM yaitu kompetensi yang masih kurang, jaringan pasar dan Permodalan, dimana KADIN Indonesia dengan paradigma baru dibawah kepemimpinan Eddy Ganefo, selaku Ketua Umum dan Oesman Sapta selaku Ketua Dewan Pertimbangan,  sangat pro kepada pelaku UMKM, dan memiliki solusi efektif terhadap pemecahan permasalahan UMKM tersebut,” terang Tedi.

Raden Tedy juga berpesan kepada peserta workshop,  bila mendapatkan dukungan kredit UMKM dari perbankan,  agar senantiasa menjaga kualitas kreditnya dan jangan pernah menunggak kewajiban. Tujuanya, lanjut Tedi,  agar tingkat kepercayaan perbankan kepada pelaku UMKM semakin membaik.

Selain Menggelar Workshop, KADIN juga melakukan kunjungan ke lokasi lahan program Padi Kelapa di Desa Tanjung Rejo,  Deli Serdang,  Sumatera Utara. Setelah kunjungan lokasi Padi Kelapa dilanjutkan diskusi dengan kelompok tani di rumah Legino yang juga mewakili para petani dengan luas lahan mencapai 1.000 hektar.

Dalam diskusi kali ini, Raden Tedi memberikan penjelasan tentang Padi Kelapa.  Tedi optimis, program Padi Kelapa akan meningkatkan penghasilan petani yang saat ini rata-rata nasional antara 400 – 600 ribu rupiah per bulan.

” Program Pertanian Terintegrasi Padi Kelapa ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para petani yang selama ini berpenghasilan rata-rata nasional antara 400 – 600 ribu,  inshaaAllah akan dapat mencapai 3 sampai 5 juta rupiah. Kalau penghasilan petani meningkat,  ini akan membantu peningkatakan ekonomi secara nasional, ” ungkap Raden Tedy didepan petani,  yang disambut hangat oleh kelompok tani yang hadir.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
  • ©2017 Seputar Jakarta

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional