Seputar Jakarta

Ini Program Unggulan KADIN Lahirkan 1 Juta Pengusaha Baru

  • Reporter:
  • Kamis, 1 Maret 2018 | 01:35
  • / 13 Jumadil Akhir 1439
Ini Program Unggulan KADIN Lahirkan 1 Juta Pengusaha Baru

Dibawah kepemimpin Eddy Ganefo, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia terus bekerja mencetak dan melahirkan pengusaha-pengusaha baru hususnya yang bergerak di sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) di seluruh Indonesia. Menurut Eddy Ganefo Ketua Umum KADIN Indonesia, sekarang pengusaha di tanah air baru mencapai 1,65 persen dari total penduduk, itu masih sangat sedikit.

“KADIN harus melahirkan pengusaha-pengusaha baru khususnya yang bergerak di sektor UKM, idealnya di Indonesia ini harus ada 5 juta pengusaha, dan saat ini baru 4 juta. Jadi kita harus ciptakan satu juta pengusaha lagi, sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo,” ujarnya saat ditemui di Kantor Pusat KADIN Indonesia, Jl. HOS. Cokroaminoto, No. 122, Jakarta (27/02/2018)

Dalam rangka mencetak sebanyak-banyaknya pengusaha (ditargetkan mencapai 1 juta pengusaha baru sampai 2020) KADIN memiliki beberapa program unggulan, diantaranya program Goes To Campus. Dimana KADIN membekali Mahasiswa tingkat akhir agar mereka mempunyai jiwa enterpreneur atau kewirausahaan.

“Diharapkan nantinya mereka tidak hanya mencari kerja namun sebaliknya mereka bisa menciptakan tenaga kerja dengan cara menjadi pengusaha-pengusaha muda,” kata Eddy.

Selain program Goes To Campus, KADIN juga memliki program unggulan lain, yaitu program Wiranusa (Wira Usaha Nusantara) yang terbagi menjadi dua, yaitu Kampung Wiranusa dan Warung Wiranusa.

“Kampung Wiranusa itu menciptakan dan atau membina masyarakat dalam satu kampung atau desa berwiraswata dengan produk sejenis, sedangkan Warung Wiranusa sendiri membina pengusaha warung atau kedai agar mereka berdaya saing terhadap toko-toko modern dengan cara memotong mata rantai distribusi barang dagang yang dibeli, terang Eddy.

Masih menurut Eddy, KADIN juga memiliki program pemanfaatan limbah kelapa menjadi komoditas ekspor, misal sabut kelapa dijadikan cocofiber dan cocopeat, batok kelapa dijadikan briket, karbon aktif, dll.

Program unggulan terbaru KADIN yaitu padi kelapa, dilakukan dengan membina dan mendorong masyarakat pedesaan menanam padi dan kelapa, kemudian hasilnya ditampung dan diolah menjadi industri agro, misal menjadi beras sehingga tercipta swasembada pangan. Kelapa diolah menjadi gula semut kualitas ekspor.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
  • ©2017 Seputar Jakarta

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional