Seputar Jakarta

Tingkatkan Perdagangan, Kadin Aceh Jalin Kerjasama dengan Kadin Amerika

  • Reporter:
  • Minggu, 25 Februari 2018 | 23:04
  • / 9 Jumadil Akhir 1439
Tingkatkan Perdagangan, Kadin Aceh Jalin Kerjasama dengan Kadin Amerika
KADIN Aceh dengan President AICC Wayne Forrest (tengah) di Club Level, Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Minggu (25/2/2018).

Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh dan KADIN Amerika atau American Indonesian Chamber of Commerce (AICC) sepakat meningkatkan perdagangan antara Aceh dengan Amerika Serikat baik secara langsung maupun melalui negera ketiga. Hal ini terungkap dalam pertemuan antara Ketua Umum KADIN Aceh terpilih Muzakir Manaf dengan President AICC Wayne Forrest di Club Level, Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Minggu (25/2/2018).

Ketua Umum KADIN Indonesia, Eddy Ganefo saat ditemui di Jakarta mengaku mengapresiasi pertemuan KADIN Aceh dengan KADIN Amerika. Harapannya, melalui pertemuan tersebut akan terjalin kerjasama bisnis yang saling menguntungkan, masuknya investor dan terjadi transfer teknologi serta diikuti perdagangan ekspor-impor khususnya dari Aceh. Dengan pengurusan KADIN Aceh yang baru, Eddy juga berharap agar Aceh membuka diri seluas luasnya dan bisa menjamin bahwa aceh aman dan bagus untuk investasi disana.

“Aceh sangat kaya akan sumberdaya alam termasuk sumberdaya mineral seperti kelapa, perikanan laut, minyak, gas, batubara,” tegas Eddy.

Sebelumnya, dalam pertemuan KADIN Aceh dengan KADIN Amerika (AICC), Wayne Forrest menjelaskan bahwa AICC membuka pintu untuk KADIN Aceh dan anggotanya ke pasar di Amerika Serikat, khususnya kopi, rempah-rempah dan perdagangan komoditi.

“Untuk lebih kongkrit kita akan pertemukan pengusaha Aceh dengan pebisnis Amerika di New Jersey awal Summer ini,” jelas Wayne Forest.

Menurut Wayne, kerjasama yang dapat dilakukan dengan Amerika Serikat bukan hanya dalam bidang perdagangan, namun juga melingkupi kerjasama dalam pendidikan dan riset yang mendukung investasi ke Indonesia.

“Aceh sudah ketinggalan hampir di semua bisnis sektor. Aceh harus bangkit.  Kerjasama KADIN Aceh dengan American Indonesian Chamber of Commerce memberikan semangat baru untuk meningkatkan ekspor komoditas Aceh ke Amerika Serikat melalui jalur langsung,” tambah Muzakir Manaf.

Muzakir menjelaskan bahwa potensi yang dimiliki Aceh tidak saja sektor pertanian dan perikanan. Tapi juga di bidang pertambangan dan migas. Saat ini, Aceh memiliki regulasi khusus terkait pemerintahan dan perdagangan yang termaktub dalam Undang-undang Pemerintah Aceh. Di Aceh juga dibentuk lembaga khusus untuk mengelola bisnis minyak dan gas (migas) yaitu Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA).

Turut hadir dalam pertemuan ini, mantan Dubes Indonesia di Amerika Serikat, Dino Patti Djalal bersama Chairman Aceh Bussiness Working Group (ABWG) Iskandarsyah Bakri dan Dr Suraiya IT, Kepala Kantor Kerjasama Internasional UIN Ar-Raniry.

Muzakkir Manaf didampingi Tim Formatur KADIN Aceh, Radhi Darmansyah dan Irsyadi serta beberapa pengusaha nasional. Sementara itu Harry Lim, Board of Director AICC turut mendampingi Wayne Forest. Disamping itu, KADIN Aceh bersama ABWG akan melaksanakan Aceh International Business Summit II pada Oktober 2018 nanti.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
  • ©2017 Seputar Jakarta

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional