Seputar Jakarta

KADIN Aceh Koordinasikan Pelaksanaan Industrialisasi Padi dan Kelapa ke KADIN Pusat

  • Reporter:
  • Sabtu, 24 Februari 2018 | 15:07
  • / 8 Jumadil Akhir 1439
KADIN Aceh Koordinasikan Pelaksanaan Industrialisasi Padi dan Kelapa ke KADIN Pusat
Ketua Umum KADIN Indonesia Eddy Ganefo (tengah, batik coklat) menerima kunjungan Pengurus KADIN Aceh

Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh priode 2018-2023 Mudzakir Manaf alias Mualem menyambangi kantor KADIN Indonesia di Jl. HOS. Cokroamintoto No. 122, Jakarta, Jum’at 23/02/2018. Mudzakir didampingi sejumlah pegurus KADIN Aceh diterima langsung oleh Ketua Umum Kadin Indonesia Eddy Ganefo.

Kedatangan Kadin Aceh ke Kadin Pusat sendiri dalam rangka koordinasi pelaksanaan program industrialisasi padi dan kelapa serta turunannya. Yang direncanakan pencanangan program tersebut pada 17 Maret 2018 mendatang.

Eddy Ganefo, melaui program ini, berharap  Aceh bisa menjadi lumbung padi serta bisa menghasilkan komoditas ekspor dari industri kelapa yang akhirnya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) akan bangkit di Aceh serta berdampak rakyat sejahtera.

“Melelui Industrialisasi padi dan kelapa serta turunannya Aceh bisa menjadi lumbung padi serta bisa menghasilkan komoditas ekspor dari industri kelapa seperti Gula Semut, VCO, Briket Kelapa, Coco Fiber dan lain-lain yang akhirnya UMKM akan bangkit di Aceh serta rakyat sejahtera”, kata Eddy.

KADIN Aceh sendiri sangat mengharapkan dukungan dan perhatian penuh dari Kadin Pusat karena saat ini peluang untuk membangun perekonomian di Aceh itu sangat besar dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat Aceh.

“Kita sangat mengharapkan dukungan dan perhatian penuh dari Kadin Pusat,  peluang untuk membangun perekonomian di Aceh itu sangat besar, sehingga bisa mengangkat harkat dan martabat rakyat Aceh menjadi lebih baik dan lebih makmur dibandingkan dengan sekarang ini”, terang Mualem.

Industrialisasi padi dan kelapa di Aceh sendiri sedang disiapkan programnya dan juga lahan-lahan yang rencananya nanti akan ditanami padi dan kelapa, juga akan dikembangkan industrinya sehingga nanti, diharapkan Mualem, adanya peningkatan nilai tambah dari hasil produk padi dan kelapa yang nilainya lebih baik untuk mensejahterakan petani.

Pusat pengembangan sendiri ada di beberapa titik, meliputi titik timur kemudian Tengah maupun titik Barat. Titik timur – utara sampai ke Banda Aceh, kemudian titik tengah daerah Dataran Tinggi Gayo dan juga titik barat – selatan yang mulai dari Calang sampai ke Pesisir Singkil.

“Semua wilayah ini punya potensi yang luar biasa untuk mengembangkan ekonomi khususnya Aceh yang dapat juga menopang dan membangun ekonomi nasional”, pungkas Mualem yang akan dilantik sebagai Ketua KADIN Aceh pada 17 Maret mendatang.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
  • ©2017 Seputar Jakarta

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional