Seputar Jakarta

  • Reporter:
  • Kamis, 22 Februari 2018 | 01:22
  • / 6 Jumadil Akhir 1439
Talk Show “Halal Membawa Pesona”, di Rumah Limas Palembang, Rabu 22/2/2018.

Tingginya turis muslim mancanegara yang berkunjung ke Indonesia menggerakkan ASATI (Asosiasi Sales dan Travel Indonesia) untuk mengenalkan wisata halal kepada pelaku usaha. ASATI bekerjasama dengan KADIN (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia dan MFHE (Muslim Friendly Halal Excellence) menyelenggarakan acara Talk Show bertajuk “Halal Membawa Pesona”, bertempat di Rumah Limas Palembang, Rabu 22/2/2018.

Ketua Umum KADIN Indonesia Eddy Ganefo hadir sebagai keynote speech sekaligus membuka acara tersebut. Menurut Eddy potensi wisata halal di wilayah Palembang sangat terbuka luas, apalagi di tahun ini Palembang menjadi salah satu tuan rumah Asean Games selain Jakarta.

“Potensi wisata halal di Palembang terbuka luas kedepan ini, apalagi Palembang menjadi salah satu tuan rumah Asean Games, untuk itu jangan sia siakan kesempatan ini, kita harus paham apa yg dimaksud wisata halal, dan yang paling penting bagaimana agar kita bisa mempromosikannya ke manca negara,” kata Eddy Ganefo.

Dijelaskan juga, salah satu misi utama dalam pengembangan sistem ekonomi syariah adalah wisata halal, sebab tahun lalu sektor pariwisata memberikan kontribusi besar terhadap devisa negara. Jika diurut, pariwisata merupakan penyumbang terbesar kedua.

“Setiap tahun angkanya selalu meningkat, ini artinya penerapan sistem ekonomi syariah sudah sangat mendesak untuk dilakukan, momentum Asean Games tahun ini bisa dijadikan corong untuk memulai pengembangan ekonomi yang berbasis syariah termasuk sektor pariwisata,” kata Eddy.

Ramainya momen wisata halal dikatakan Eddy jangan kemudian dikomersilkan karena banyaknya pelaku usaha yang ingin mendapatkan sertifikasi halal. Proses halalnya memang harus benar-benar halal keseluruhan, bukan karena dipaksakan apalagi sampai dikomersilkan, sebab menurutnya, perhitungannya dunia dan akhirat. Eddy Ganefo juga menyampaikan, KADIN Indonesia sepakat untuk memulai global wisata halal dicanangkan di Palembang sesegera mungkin.

Hal senada juga dikatakan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Asosiati Sales Travel Sumatra Selatan Syarif Ali. Menurutnya, potensi wisata halal ini sangat baik. ASATI akan menjadi wadah menghidupkan travel lokal sehingga jika ada kunjungan wisata dari luar kota atau luar negeri travel lokal yang akan menjadi guide bukan travel asal ibu kota.

“Selama ini jika ada kunjungan para wisatawan ini sudah memiliki event organizer (EO) sendiri, mulai sekarang tidak boleh lagi ada EO luar yang masuk, jadi kalau ada wisatawan yang bakal berkunjung ke Palembang dan Sumsel harus melalui travel lokal yang paham benar wisata yang bakal dikenalkan,” kata Syarif.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Kabid Destinasi Dinas  Kebudayaan & Pariwisata Sumsel Zainal Arifin mewakili Gubernur Sumsel, Ketua Umum Asosiasi  Sales Travel Indonesia M. Syukri Machmud, CEO – Co-Founder Paytren Hari Prabowo, Founder  Global Halalan Thayyiban Trade and Industry Ahmad Inzuddin M H, Founding Member International Halal Indonesia Eddy Iskandar, Chief Operating  Officer at Inno Scientific  and Services Zulkefli Muhammad, Chairman Global Intellect Service Sergey Kan. Juga hadir para pelaku usaha kecil menengah bidang perhotelan, rumah makan/kuliner, travel, transportasi.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
  • ©2017 Seputar Jakarta

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional