Seputar Jakarta

Nama Yang Melekat, Bisa Pengaruhi Kualitas Hidup Seseorang

  • Reporter:
  • Kamis, 19 Oktober 2017 | 22:37
  • / 28 Muharram 1439
Nama Yang Melekat, Bisa Pengaruhi Kualitas Hidup Seseorang

Jakarta – Setiap orang memiliki potensi diri atau kemampuan untuk bisa berkembang menuju sebuah kehidupan yang lebih baik. Tapi dengan segala macam problematika yang ada, terkadang kita sebagai manusia justru menjadi lemah dan cenderung pasrah pada suatu keadaan. Padahal jika kita mau menggali atau mengeksplorasi potensi yang ada dalam diri, maka akan ada banyak hal yang dianggap tidak mungkin menjadi sangat mungkin terjadi.

Nah, alasan inilah yang membuat Ni Kadek Kristy Hellen Winatasari hadir untuk memberikan motivasi dan dorongan kepada seseorang agar bisa tumbuh dan berkembang lebih baik lagi.

“kadar kesuksesan yang diberi Tuhan kepada setiap manusia itu adalah 100 %, namun dari 100 % kadar kesuksesan yang ada dalam diri, kebanyakan hanya digunakan tidak lebih dari 50 % saja, ada banyak faktor kenapa seseorang tidak bisa menggunakan kadar tersebut secara maksimal, salah satu diantaranya adalah struktur “Nama” yang melekat pada diri seseorang,” jelas wanita yang akrab disapa Heleni ini.

Menurut Heleni, dari 100 % kadar kesuksesan, struktur nama yang melekat pada diri seseorang itu memiliki pengaruh yang sangat besar, bahkan porsinya bisa mencapai 60%-70%. Sehingga tidak heran jika banyak orang-orang dahulu itu menyebut bahwa nama itu adalah doa Nama tidak sekadar menjadi identitas pengenal, tetapi di dalamnya ada unsur doa, harapan serta keinginan positif dan hal tersebut meresap ke dalam bawah sadar manusia. Restruktur nama merupakan bagian dari warisan kearifan masa lampau yang bermanfaat untuk mencapai keharmonisan diri dan kesuksesan.

Dan agar setiap manusia selalu berfikir positif dan tidak berfikir bahwa dirinya sial. Restrukturisasi Nama menjadi pilihan yang sangat tepat untuk memperbaiki kelemahan, meningkatkan bagian yang belum optimal dan membuka potensi diri untuk hidup yang lebih baik dan lebih seimbang.

“Metode Penyempurnaan nama ini tidak ada hubungannya dengan mistik sama sekali (Magic). Restruktur nama ini didasari oleh perhitungan matematika dan data empiris yang sudah banyak di pelajari diberbagai negara, khususnya di Amerika,” jelasnya.

Heleni juga menambahkan, ketika dirinya melakukan sebuah riset kecil dengan menganalisa nama-nama orang yang terkena penyakit kanker, disitu Heleni menemukan sebuah fakta empiris tentang adanya korelasi nama yang cenderung memiliki kode dengan pola yang sama. Heleni menyadari bahwa ada pengaruh penting dalam unsur nama seseorang sehingga ia memadukan metode antara restruktur nama, Holistic healing dan hypnotherapy.

Dari perpaduan ketiga metode inilah akan memberikan dampak yang cukup signifikan, seperti kesehatan yang sangat baik, hubungan keluarga yang makin harmonis, kondisi keuangan yang berlebih dan bahkan bisa membuat hidup jauh lebih bersemangat.

Namun, ada juga kekeliruan tentang Metode ini. Seperti, menganggap setelah direstruktur nama maka dengan sendirinya mereka akan menjadi orang sukses tanpa perlu adanya usaha. Nama yang harmonis ibarat tanah yang subur dan tentu tetap memerlukan usaha jika ingin menghasilkan kesuksesan.

“Restruktur nama akan kurang optimal efeknya, jika orang tersebut tidak menyertainya dengan perubahan mindset. Sebab, kebiasaan lama tidak berubah begitu saja tanpa ada usaha, kecuali yang bersangkutan menyadari, dan aktif untuk mengubah haluan,” terang Heleni.

Heleni menegaskan bahwa jika mereka sadar dan mau terbuka untuk menerima saran dan selalu melakukan perubahan, maka dirinya sangat yakin penyempurnaan nama ini akan sangat signifikan untuk memperbaiki keharmonisan hidup.

“Ada klien yang baru seminggu menggunakan nama hasil restruktur, sudah merasakan efek positif ada juga yang memerlukan waktu lebih lama”, ungkap Heleni. Ini dikarenakan kemampuan setiap orang berbeda dalam ‘menginstal’ sesuatu hal yang baru dalam dirinya. Seperti komputer saja dimana   perbuatan memory masa lalu adalah cpu dan nama adalah software yang mau diinstall.

Kalau CPU ‘rendah’ tapi menginginkan menginstal software spec tinggi maka installnya pun lebih lambat. Menginstal software spec tinggi maka ,install nya pun lebih lambat. Untuk itu diperlukan metode healing lainnya untuk mempercepat terjadinya perubahan yang signifikan.

Kini Heleni semakin yakin untuk terus mengembangkan metode penyempurnaan nama ini dan mengkombinasikannya dengan tehnik healing lainnya. Manusia mati meninggalkan Nama Betapa pentingnya peranan nama yang harmonis.

Adapun untuk harga yang ditawarkan oleh Heleni sendiri juga sangat terjangkau untuk semua kalangan, misalnya untuk analisis nama (name analysis) hanya dipatok dengan harga Rp 150 ribu, sedangkan untuk restruktur nama tergantung dari tingkat kompleksitas dari nama klien.

Bagi Heleni, patokan dari harga itu bukan karena semata-mata ia ingin mencari sebuah keuntungan, namun lebih melihat dari keseriusan seseorang untuk merubah dirinya sendiri. Wanita yang juga memegang gelar Master of education in psychology ini, mengungkapkan bahwa kepuasan dirinya saat melihat mereka merasakan kualitas hidup dengan restruktur nama dan perubahan mind set.

“Titik balik dari semua ini bahwa saya perlu lebih banyak berbagi, saya tidak boleh berhenti sampai di sini. Dengan semakin banyak membantu orang, Saya merasakan kebahagiaan sebenarnya,” Ungkapnya.

Perjalanan Heleni.

Sejak di bangku kuliah, kemampuan Heleni untuk memahami EQ atau emotional quotients memang sudah menonjol dengan pilihannya kuliah di Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran Bandung.

Tidak heran saat kuliah ia sangat tertarik dengan transpersonal psikologi. Karena merasa ilmu itu melewati semua tahapan dan alat-alat ukur.

“Transpersonal tidak banyak mengunakan alat ukur dan justru lebih banyak bisa mengoptimalkan kemampuan mengenal diri dan menyembuhkan orang”, jelas Heleni.

Saat masih kuliah (1995), Heleni sempat menjadi trainer mindfullness melalui sebuah yayasan yang ia buat sendiri. Selain itu ia juga sempat menjadi presenter di TVRI Bandung. Dia sempat melanjutkan kuliah ke jenjang S2 tapi karena menikah dan suami yang bekerja diperusahaan minyak pindah tugas ke Malaysia maka gelar masternya diraih di negri jiran di tengah kesibukannya mengurus anak.

Selain menyelesaikan pendidikan Master of Education di bidang Psikologi, Heleni juga menambah wawasan keilmuannya dengan mengikuti beberapa program pendidikan khusus, hal ini pun dibuktikan dengan adanya beberapa sertifikat yang ada, diantaranya seperti Certified Hypnotherapy Trainer, Certified Transpersonal Psychotherapist, Licensed Certified Neuro- Psycholinguistic Programme, Masters Cake Art Certification from PME School of Cake Decorating UK serta Personal Name & Brand Analysis.

Akhir Tahun 2014 Heleni kembali ke Indonesia bersama keluarga dan mulai aktif sebagai profesional di bidang coaching dan konseling yang memang sesuai dengan cita-cita dan latar belakangnya (psikologi, hipnotherapy, dan holistic healing).

Meski memiliki anak yang sudah beranjak remaja dan duduk di kelas IB Level di British International school, namun pancaran dari wajah ayu ibu dua anak ini pun masih tetap terlihat sangat muda. Saat ditanya rahasianya, Heleni pun menjawab bahwa kuncinya adalah membangun hubungan yang harmonis dengan Sang Pencipta, harmonis hidup dengan sesama manusia makhluk tuhan lainnya, hidup harmonis dengan lingkungan dan yang terpenting adalah harmonis dengan diri sendiri atau berdamai dengan diri sendiri.

  • ©2017 Seputar Jakarta

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional