Seputar Jakarta

Meikarta Langgar UU Rusun, Beranikah Pemerintah Jokowi Bersikap Tegas?

  • Reporter:
  • Sabtu, 30 September 2017 | 18:48
  • / 9 Muharram 1439
Meikarta Langgar UU Rusun, Beranikah Pemerintah Jokowi Bersikap Tegas?

Proyek pembangunan Meikarta oleh Lippo Grup terus menuai polemik. Sebab utamanya adalah, Meikarta melanggar macam regulasi yaitu Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun. Meikarta belum mengantongi izin pembangunan sebagaimana ditegaskan Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar.

Anggota Komisi V DPR RI M Nizar Zahro menyatakan, aelama ini ada i’tikad tidak baik dari pemilik Lippo Grup dalam menyikapi polemik pembangunan Meikarta. Padahal sudah jelas Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar mengatakan bahwa Meikarta belum mengantongi ijin dan harus segera menghentikan pembangunan proyeknya.

“Teguran keras dari Pemprov Jabar tidak diindahkan oleh pemilik Meikarta. Terbukti di lapangan pembangunan proyek masih terus berjalan dan iklan pemasaraannya pun masih terus menghiasi media massa, baik cetak, ekektonik maupun online. Hanya baru-baru ini saja, pemilik Lippo Grup menyatakan permohonan maafnya. Tapi sayangnya proyek dan iklan pemasaran masih terus jalan,” kata Nizar di Jakarta, Sabtu (30/9/2017).

Politikus Gerindra ini menegaskan, semua orang di hadapan hukum memiliki kedudukan yang sama. Siapapun yang melanggar Undang-Undang harus ditindak tegas, meskipun perusahaan kelas kakap seperti Lippo Grup.

“Oleh karena itu perlu sikap tegas pemerintah untuk membawa kasus ini ke ranah hukum. Indonesia adalah negara hukum, siapa pun yang hidup di atas muka bumi Indonesia harus mematuhi hukum yang berlaku di Indonesia, termasuk di bidang properti,” tegas Nizar.

“Bila ada pihak yang sudah terbukti melanggar, maka harus diberi hukuman yang setimpal. Dan proyek Meikarta ini diduga telah melanggar UU No. 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun, maka harus diajukan ke Pengadilan,” tandasnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
  • ©2017 Seputar Jakarta

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional