Seputar Jakarta

Implikasi Penurunan Harga Gabah terhadap Harga Beras Bulan Juli 2017

  • Reporter:
  • Selasa, 1 Agustus 2017 | 18:42
  • / 8 Djulqa'dah 1438
Implikasi Penurunan Harga Gabah terhadap Harga Beras Bulan Juli 2017

Pada bulan Juli tecatat adanya penurunan rata-rata harga gabah dan beras. Rata-rata harga gabah petani mengalami penurunan 0,99%, beras di penggilingan kualitas medium turun 0,58%, beras grosir turun 0,15% dan beras eceran turun 0,27%. Data tersebut dicatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Kepala BPS, Suhariyanto mengungkapkan transaksi penjualan gabah di 24 provinsi selama bulan Juli 2017 tercatat sebanyak 1.509 transaksi yang didominasi oleh transaksi gabah kering panen sebanyak 67,26%, gabah kualitas rendah 25,05%, dan gabah kering giling 7,69%.

Rata-rata harga Gabah Kering Giling di petani Rp5.457,00 per kilogram atau turun 1,92% dan di tingkat penggilingan Rp5.549,00 per kilogram atau turun 2,26%. Harga gabah kualitas rendah di tingkat petani Rp3.908,00 per kilogram yang juga turun 0,67% dan di tingkat penggilingan Rp3.989,00 per kilogram atau turun 0,48%.

Harga gabah tersebut akan berdampak pada harga beras. Tercatat pada bulan Juli 2017, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp9.384,00 per kilogram turun 0,64% dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

“Stabilisasi harga beras yang dilakukan pemerintah sangat bagus, grosir dan eceran turun,” kata Suhariyanto.

 

Laporan: Sri Rahayu Septianingsih

  • ©2017 Seputar Jakarta

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional